UMMAT ISLAM TIDAK BOLEH BUTA POLITIK
'
SEJAK DULU PKI MENGKAMPANYEKAN JAUHKAN ISLAM DARI POLITIK
POLITIK IDENTITAS dijadikan alat untuk melumpuhkan politik Islam, artinya ini sebuah kampanye besar besaran untuk menghambat Islam tidak ikut ikutan melakukan study politik di Indonesia. Akibat dari kampanye memisahkan Islam dari politik, berakibat banyak ulama yang dengan sengaja menghindar bicra masalah pilitik, bahkan para politisi Islam di Indo9nesia juga banyak yang mengaja menghindar berbicara masalah Islam. Dan ada gejala gejala justeru mereka yang tidak terkenal sebagai Ustad dan pemikir Islam dan mereka yang buka Politisi Islam, akan nampak jauh lebih enjoy untuk berbicara masalah politik Islam. Artinya politik yang ingin memasahkan Islam dan politik tidak boleh menyatu. Bisa jadi hal ini dianggap sebuah tesis belaka, walaupun sudah semakin menggejala.
Bangsa kita ini sebelum berhasil mendapatkan Kemerdekaan, swebelumnya kita selama tiga abbad dijajah oleh Penjajah Belanda pada saat itu Penjjh Belanda memang tidak suka dengan kelompok Islam Indonesia, mereka menilai bhwa Islm memiliki benih akan menyulitkan kepentingan penjajah, dan memang dalam waktu yang hampir bersamaan penjajah juga berhasil menanamkan kebencian kepada Islam. Kita semua akan terkejut ketika mengetahui pihak penjajah masih memiliki kemampuan bisa berkomunikasi dengan bereka yang berhasil dididik oleh penjajah untuk membenci Islam. Benar ternyata bekas penjajah Indonesia itu masih memiliki dan memelihara komunikasi dan dan mencapai berbagai kesepakatan kesepakatan kesepakatan, walaupun tidak langsung dan terbuka menyebut Islam.
Di era Merdeka ini kita telah banyak mencapai kemajuan dan termasuk masalh kependidikan kita telh memiliki aturan aturan yang sangat mju, tetapi dengan mudahnya penguasa menghapus japus dan mengobrak abrik aturan yang ada, aturan yang ada digbug gabung menjadi satu sehingga semakin sulit untuk ditafsirkan. Dan dengan aturan yang semakin tak jelas, maka para pihak akan dengan mudahnya melaku berbgai perubahn, perubahan yang disesuaikan kepentingan selera.
Kita harus mengantisipasi segala sesuatu yang kelak akan mendatangkan keburukan dan kejcuhan bagi Islam, dan kemunduran bgi Islm adlah kerugian bang bangsa, kita harus belajar dari pengalaman karena hebungan persahabatan dan kedekatan kita dengan Bangsa Bangsa maju yang juga kina kenal sebagai oligarki ujungnya adalah kerugian Bagi Bangsa Dan Negara, walaupun secara perorangan bisa saja mendatang keuntungan
Kita harus menjadikan Masjid Sebagai Lembaga Pendidikan walaupun bervbedea dengan Lembaga Pendidikan pada umumnya, artinya masjid kita selain mengelola pelaksanaan Peribadatan, tetai jama'ahnya juga harus tingkatkan kualitas Ilmu Pengetahuannya dengan gaya gaya pendidikan dn pembelajaran di Rumah Ibadah. Tetapi memliki

Komentar
Posting Komentar